Tampilkan postingan dengan label jak lom. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jak lom. Tampilkan semua postingan

Jumat, 27 Februari 2015

Pesona Mesjid Megah di Tengah Gunung

Mesjid-raya-janthoe

Fauzi Journey, Mesjid merupakan tempat ibadah umat islam, jika anda berkunjung ke Aceh anda akan menemukan rumah Allah ini disepanjang jalan dan semua wilayah aceh yang tak luput dari tempat sakral tersebut. berbagai macam arsitektur mesjid dapat anda temukan di bumi serambi mekkah ini.

Sempatkanlah berkunjung ke kota Jantho Ibu Kota kabupaten Aceh Besar anda akan merasa takjub dengan sebuah rumah Allah yang seakan-akan berada di tengah hutan. Ibu Kota ini terletak sedikit jauh dari jalan lintas sumatera yang menghubungkan antara Kota Medan dan Banda Aceh.

Kota ini begitu asri, hampir tidak ada pencemaran udara di kota ini karena dihimpit oleh dua gunung, yaitu gunung selawah dan pegunungan bukit barisan, sehingga jika kita sampai ke kota ini seakan terasa berada di sebuah kota tua yang umumnya terdapat di kawasan eropa. sungguh pemandangan yang sangat indah dan sejuk dihiasi oleh Pohon Kayu besar yang sudah berumur cukup tua.

Tepat pada tanggal 1 Januari 2015 saya berkesempatan untuk liburan di kota jantho, ini merupakan kali kedua saya berkunjung ke Kota Tua ini, karena hari libur jalanan di kota ini sangat sepi sehingga menambah suasana keasrian sebuah kota.

Mesjid tersebut bernama Al Munawwarah, dan berdiri megah di pusat kota Jantho yang dikelilingi oleh perbukitan bukit barisan yang indah dan elok. Hembusan angin yang bertiup sepoi-sepoi akan semakin memberi kesegaran dan kekhusyukan bagi jamaahnya.

Jika anda ke Aceh, kurang lengkap rasanya jika belum sempat menunaikan shalat di mesjid nan megah dan seakan di tengah hutan tersebut. Akan menjadi wisata religi yang sangat memuaskan, menakjubkan dan menyegarkan serta mudah-mudahan iman anda akan bertambah dalam dan kuat setelah mengunjungi mesjid yang dibangun tahun 1988 dan berasitektur persia tersebut.

Sekian dulu gan jalan2 ke Janthonya, bagi yang suka wisata religi jangan dilewatkan mesjid yang terletak di pusat kota Aceh Besar ini ya... :)
Baca selengkapnya » 0 komentar

Senin, 02 Februari 2015

Pesona Indahnya Ise-Ise, Sebuah Kampung Pedalaman Kawasan Tengah Aceh

Indahnya pegunungan di lintas tengah aceh

Jamboe Aneuk Gampong, Pada awal bulan september tahun 2012 saya mendapatkan tugas untuk mengumpulkan data keacehan ke Kabupaten Aceh Tenggara dan Aceh Tengah, kami berangkat dari Banda Aceh satu Tim yang terdiri dari seorang Dosen UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Seorang Wartawan Antara Biro Aceh dan Seorang Staf Administrasi dari kantor serta saya sebagai Operator yang bertugas mencatat dan merekam semua data yang kami dapatkan.

Hutan ise-ise yang masih asri

Sebagai seorang operator saya diberikan satu buah Leptop, Handycam, Camera dan Infokus untuk menampilkan Data Presentasi, maklum saja daerah yang kami kunjungi adalah daerah pedalaman sehingga sulit untuk mendapatkan peralatan teknologi disana. (kwkwkwkwk)...

Di tengah perjalanan kami sempat beberapa kali istirahat untuk shalat dan makan tentunya, hehehe..... diantara tempat yang kami singgahi saya begitu terkesan dengan sebuah perkampungan yang bernama Ise-Ise, Desa ini termasuk dalam Administrasi Kabupaten Gayo Lues, dan berada diantara pegunungan dan hutan belantara. Namun di tengah ketertinggalannya, desa ini memberikan sesuatu yang wah bagi saya.

Saya terasa seakan kembali ke tahun 90-an, saya teringat dengan masa-masa kecil saat masih dikampung dulu, anak-anak yang bermain membuat kesedihan saya bangkit, ya saya teringat pada keluarga, saudara dan teman-teman di kampung. 
Rumah warga di kampung ise ise



Kerinduan akan kampung halaman semakin memuncak ketika saya mencoba untuk berinteraksi dengan orang-orang di sini, ya persis sekali dengan orang-orang di desa saya orang-orang disini sangat ramah dan memperlakukan tamu layaknya raja. 
Anak anak bermain sepeda di kampung Ise Ise

Ise-Ise adalah Surga yang tersembunyi di Aceh, budaya masyarakatnya belum tergerus oleh moderenisasi keramah tamahan masyarakat desa ini merupakan mahnet penarik bagi siapa saja yang datang kesini ditambah lagi dengan pemandangan alamnya yang indah dan sejuk menambah rona keindahan desa ini terpancar jelas bagi siapa saja yang datang kesini. 

Belajar main kartu ala eropa bersana turis dari prancis dan austria yang sedang berwisata di ketambe


Melalui tulisan ini saya ingin mengekpresikan kesenangan saya berada di desa Ise-Ise dan saya yakin semua orang yang pernah datang ke desa Ise-Ise merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan, Semoga suatu saat pemerintah dapat melihat desa Ise-ise sebagai sebuah destinasi wisata yang bernilai ekonomis tinggi jika digarap dengan baik dan sungguh-sungguh yang dapat berdampak bagi perekonomian masyarakatnya.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Selasa, 01 Juli 2014

Aceh, Kopi dan Warung Kopinya yang Khas



Banda Aceh, Jika Anda berwisata ke Aceh, sebuah provinsi paling barat Indonesia, hal pertama apa yang terlintas dibenak Anda? Bentangan pantai yang indah atau cita rasa mie aceh yang pedas, atau bahkan berupa kopi yang harum dan nikmat...?
 
Hal pertama jika anda berkunjung atau berwisata ke aceh, anda akan disambut oleh aneka warung kopi yang mudah dijumpai disepanjang jalan. Mulai dari yang tradisional hingga warung bergaya modern. 


Gaya warung dan café berbeda-beda, tapi cara menyajikan kopinya tetap sama yakni menyeduh kopi dengan menyaring dengan saringan yang khas.

Bisnis warung kopi memang semakin menjamur di Kota Banda Aceh seolah ingin mencitrakan, identifikasi Aceh dan kopi. Aceh adalah kopi dan kopi itu Aceh. Bak jamur di musim penghujan, penyedia jasa bagi yang suka menyeruput secangkir kopi, ini tumbuh dan berkembang pesat.





Konsumennya pun tak hanya kaum adam, melainkan juga perempuan, kerap terlihat menikmati minuman berwarna hitam pekat tersebut. Masing-masing warung kopi memiliki khas tersendiri. Mulai dari desain ruangan, meja dan kursi, hingga fasilitas tambahan yang disediakan untuk menarik konsumen. Fasilitas tambahan tersebut bisa berupa TV layar datar, hingga layar lebar (biasa digunakan untuk menonton pertandingan sepak bola) dan yang paling utama adalah fasilitas internet nirkabel ( wireless )


Saat ini akses internet memang sudah sangat mudah. “Apalagi untuk mahasiswa yang jangkauan kantongnya begitu terbatas. Jadi sambil minum segelas kopi bisa mengakses dunia, termasuk mengerjakan tugas-tugas kuliah. Bisa dibayangkan, kalau ke warnet menguras lebih banyak biaya, namun kalau di warung kopi, bisa lebih hemat.
“Untuk saat ini jika warung kopi tidak ada fasilitas internet, pastinya tidak ada pengunjung yang berminat, kecuali warung kopi di desa-desa,” ujar Samsol Aqmari Pemilik warung New Atlanta Coffe Ulee Kareng.




Kopi yang disajikan Bg Samsol pun spesial, yakni kopi berlebelkan Ulee Kareng yaitu salah satu nama yang sangat terkenal dan khas di Banda Aceh dan seluruh Provinsi Aceh.
Tak cukup dengan itu, Bg Samsol juga menyediakan makanan pendamping seperti kue-kue kelas tradisional dan menu makanan nasi rumahan, serta Mie Aceh yang diminati cukup banyak pelanggan. (fauzi)
Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © Fauzi Journey 2010

Template By Nano Yulianto