Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pelajaran. Tampilkan semua postingan

Senin, 16 November 2015

Kegelisahanku.

Hanya ada satu hal yang pasti, yaitu mati. Ini bukan tentang ketakutan akan mati, sekalipun itu adalah setepat-tepatnya untuk menempatkan rasa kegelisahan. Namun ini semua tentang keadaan hati, tentang keadaan hari ini dan tentang hari esok yg cerah atau mendung, dimana warna, aroma dan rasa terasa begitu berbeda.
Gelisah

Dahulu kala saya sering mendengar kata bijak jika ingin menjadi penulis yang baik maka menulislah dengan hati, malam ini saya melakukannya, sekalipun itu mustahil (Impossible)

"Seandainya hati bisa menulis, inilah tulisan yang akan dicurankannya it's possible" tulisan yang agak membingungkan. Yups begitulah hati, walau terkadang membingungkan namun hati tak pernah bohong maka dengarlah kata hati.

Terkadang hati ini terasa gelisah tanpa penyebab yang pasti, seperti angka, huruf atau  kumpulan foto, video bahkan galeri. Bak air laut yang tiba-tiba berombak besar karena tiupan angin yang bertambah cepat, namun tanpa angin dan hujan ombak kegelisahan terasa begitu menyesak.

Dengan tidak tahu ada apa, atau apa yang akan terjadi. Satu hal yang pasti hati ini begitu tidak tenang.

Inilah isi hati, beginilah hasil tulisan dari hati. Tulis saja setiap hal yang dikehendaki hati dan pikiran untuk dituangkan, sebab apalagi yang disisakan dari perpisahan, selain kenangan dan kata-kata.

Jika kisah ini menjadi kenangan, mungkin inilah kisah terindah dalam hidupku, dan jika kisah ini menjadi kenyataan, inilah bukti kekuasaan Allah SWT yang telah menciptakan hati yang tak pernah bohong.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Selasa, 24 Maret 2015

Inilah Akhir dari Semua Cerita

Semua cerita pasti akan berakhir, baik, buruk, sedih, bahagia dan apapun endingnya mau tidak mau, suka tidak suka, senang tidak senang, atau apapun yang anda rasakan, maka itulah hasil akhirnya. ketika peluit panjang berbunyi sekuat apapun tim anda, sekaya apapun Owner your team, setenar apapun nama anda, layak atau tidaknya anda menderita kekalahan, anda tidak akan dapat berbuat apa-apa. kecuali menerimanya meskipun pahit.

akhir-dari-cerita
Layaknya permainan begitulah kehidupan, suatu saat pasti akan berakhir. pada awal tahun 2000-an pernah hadir sebuah lagu yang berjudul "Panggung Sandiwara" lagu ini bercerita tentang realita kehidupan, lika liku hidup ini bagaikan sebuah sandiwara dimana peran yang dimainkan oleh sang bintang ada yang sungguh-sungguh dan ada yang berpura-pura. dalam sandiwara sesuatu yang dijalani dengan kepura-puraan pasti akan berakhir dengan fatamorgana belaka. 

Ketika berbicara kehidupan maka tidak lengkap rasanya jika kita meninggalkan kematian, ibarat pepatah jika ada awal pasti ada akhir, ada hitam ada putih, dan adanya kehidupan maka dapat dipastikan kematian itu pasti datang. sebuah kepastian tidak akan dapat ditawar apalagi direkayasa.

Mati bukan berarti selesai, walaupun secara kasat mata jika dipandang dari jendela kacamata mereka yang masih hidup inilah akhir dari semua cerita, inilah akhir dari semua sandiwara kehidupan, atau bahkan kadangkala ada yang rela bunuh diri demi mengakhiri cerita ini. tapi sayang ini bukan akhir dari segalanya, karena hanya orang yang tahu persis bagaimana cara mati kelak saja yang mengerti bagaimana seharusnya hidup.

Iya, agama adalah segalanya apalagi berbicara masalah akhir dari kehidupan agamalah penentu segalanya. jangan pernah tinggalkan agama karena agama itu adalah garis atau jalur bahkan kadang berarti agama itu ibarat pagar. walaupun anda pernah melompat pagar tapi jangan pernah anda merusak pagar. jangan pernah anda menghapus garis tersebut atau keluar dari jalur yang dibawa oleh Rasulullah, SAW.

Dan Beginilah Akhir dari Semua Cerita.
Ini adalah salah satu dari sekian banyak tulisan saya yang mungkin tidak bermanfaat, ini semata-mata saya tulis sebagai sarana untuk berbagi, karena tiada tempat yang cocok untuk mencurahkan rasa emosional dari harapan besar yang tersimpan dalam hati dan tak mungkin diungkapkan pada siapapun saat ini.

Banda Aceh, 25 Maret 2015
Baca selengkapnya » 0 komentar

Sabtu, 31 Januari 2015

Karna Dia Aku Begini

Banda Aceh, 28 Januari 2014 Hari ini saya teringat dengan sebuah kisah yang saya dengarkan dari Tengku saat saya berada di dayah, saat itu Tengku mengatakan tidak ada seorangpun yang dapat menebak dan memperkirakan sikap dan seseorang dapat berubah, bisa jadi karena cobaan, karena kekayaan, karena kebiasaan bahkan karena manusia.

Pada saat mendengar kisah tersebut saya bersikap cuek dan menganggapnya sebagai sebuah dongeng, dan menganggap Orang dapat berubah karena niat dan dari dirinya sendiri.

Namun belakangan saya kira hal tersebut benar, Manusia bisa berubah kapan saja, karena sesuatu hal yang tidak pernah dipikirkan sebelumnya, walau terkadang sebagian orang menganggapnya kurang waras dan berlebihan. Namun inilah yang disebut kehidupan, adakala suatu kejadian, atau seseorang dapat membuat anda berubah dengan drastis, Jadi jangan pernah anda menjauhi atau bahkan meninggalkan sesuatu yang dapat menuntun anda ke arah yang lebih baik dan lebih dekat kepada sang pencipta.

Menurut penelitian yang di lakukan oleh para peneliti di salah satu universitas terkenal di inggris, hormon di dalam otak dapat berubah hanya dalam waktu seper empat detik. Itu artinya dalam waktu satu detik pikiran manusia dapat berubah 4 kali.

Nah dari fakta ini dapat ditarik kesimpulan bahwa ketika orang mengingkari janji adalah sebuah hal yang wajar dan manusiawi.

Sekarang tinggal bagaimana kita menyikapi kehidupan ini. Apabila anda menganggap hidup adalah kebahagiaan maka sesungguhnya anda akan bahagia.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Rabu, 25 Juni 2014

Tiga Syarat Untuk Mendapatkan Pertolongan Allah


Tiada yang mustahil di dunia ini, kalimat ini amat sangat sering kita dengar dalam kehidupan sehari-hari kalimat ini biasanya keluar dari mulut para Motivator, Dosen, Guru, Tengku, Orang Tua, dan Teman. Kalimat ini begitu sakral di ucapkan oleh orang-orang yang memahami persis lika-liku kehidupan serta telah sangat banyak makan asam garam dalam hidup ini.

Sebenarnya kalimat ini dari Allah yaitu berdasarkan Sabda Nabi Muhammad SAW "Man Jadda Wajada", siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan mendapat.

Berdasarkan hadis tersebut bila di tela'ah itu berarti tiada yang mustahil di dunia ini asal di kerjakan dengan sungguh-sungguh. pastinya arti sungguh-sungguh dalam islam adalah dengan berusaha dan berdo'a.

Saya teringat dengan kata-kata teman tempat saya bekerja, dia mengatakan Sungguh Cantik Cewek itu, ketika melihat seorang cewek lewat didepan kami, dan saya mengakui bahwa cewek tersebut bukan hanya cantik namun juga menarik. dengan sedikit guyonan dia berkata lagi Seandainya saya masih lajang seperti kamu, sambil menunjuk ke arahku pasti aku akan berusaha untuk memilikinya. 

Kemudian pandangannya mengarah padaku dan dia berkata, apakah kamu tidak suka dengan cewek itu...? tanpa berpikir panjang aku langsung menjawab Lelaki mana yang tak suka dengan cewek secantik itu lagi muslimah serta keturunan orang baik-baik juga kaya.

Suasana sempat terasa hampa beberapa saat, kemudian dengan spontan dia berkata jadi kamu tunggu apa lagi....???

Perasaanku terhentak dan sedikit tercengang mendengar perkataannya itu dalam hatiku berkata sudah gak pas ne orang, kemudian aku berkata apakah mungkin "ta ceut buleun ngoen puteng sadeup" (menggapai bulan dengan celurit). spontan dia marah padaku dengan berkata lebih baik kamu mati saja, dunia ini untuk orang-orang pejuang dan orang yang pesimis seperti kamu tidak akan pernah mendapatkan kebahagiaan didunia dan akhirat.

Mendengar pernyataannya itu kemudian emosiku naik dan aku mulai kehilangan kontrol dengan lantang disertai muka dan telinga yang memerah aku menyahutinya dengan kata atas dasar apa anda berkata begitu...? dia malah balik bertanya padaku, Apa sih yang nggak mungkin di Dunia ini....? mendengar pertanyaan itu aku terdiam sambil berpikir sejenak, dengan bijak aku menjawab "Mengembalikan Waktu".

Dari sini aku mulai berpikir rasional serta kemudian mendapat pelajaran berharga dari pembicaraan kami ini. Sang teman lalu berbica tentang motivasi hidup tentang wanita yang harus didapatkan oleh seorang laki-laki dan memang cita-cita sebagian besar lelaki.


Dia memulai pembicaraan dengan kriteria yang disarankan oleh Rasulullah SAW, Nabi menyarankan kita kaum lelaki untuk memilih pasangan hidup dengan melihat empat perkara, Agamanya, Keturunannya, Kecantikannya serta Kekayaannya.

Jika kamu menikahi seorang wanita dengan latar belakang ilmu agama yang kuat, maka kamu kemungkinan besar akan selamat dunia dan akhirat, karena disaat kamu khilaf maka dia akan senantiasa mengingatkan kamu. dan insyaallah kekuranganmu akan di isi oleh kelebihannya.

Apabila kamu mempersunting seorang wanita yang berasal dari keturunan yang baik dan berkualitas, maka dia akan melahirkan anak-anak yang berkualitas pula untuk kamu.

Perkara yang ketiga jika kamu memiliki seorang istri yang berparas cantik maka kamu tidak akan mudah tergoda oleh wanita lain diluar rumah karena dirumahmu ada seorang putri yang sedang menunggu kamu pulang.

Dan yang terakhir dia menyatakan apabila kamu menikah dengan wanita kaya ketika rezekimu tertunda maka ada harta paling tidak untuk makan dirinya sendiri beserta anak-anak kamu. 

Jadi jangan pernah katakan tidak mungkin, karena tidak ada yang mustahil di dunia ini. Allah akan memberikan pertolongannya jika kamu memenuhi tiga syarat, yaitu Perencanaan yang benar, Lakukan dengan sungguh-sungguh serta kerjakanlah sesuatu dengan keikhlasan.

Pada akhir nasehatnya dia kemudian mengatakan ini bukan hanya tentang wanita, Apapun yang menjadi cita-cita kamu jangan pernah katakan tidak mungkin. Allah tidak pernah berdusta dulu, sekarang dan dimasa yang akan datang. mulailah segala sesuatu dengan optimis dan sungguh-sungguh Insyaallah apapun keinginan kamu pasti akan tercapai. Ingat, Dunia ini untuk para pemenang dan kemenangan adalah milik para pejuang. Tiada kata kata terlambat, mulailah dari sekarang.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © Fauzi Journey 2010

Template By Nano Yulianto